Pohon Cemara

Kebanyakan dari kita mengenal pohon cemara sebagai pohon hiasan ketika natal. Selain itu, mungkin kita mengenal cemara sebagai pohon yang tumbuh liar dan seringkali dimanfaatkan untuk konservasi hutan.

Cemara merupakan tumbuhan yang mudah dirawat dan memiliki daun yang tidak mudah kering atau rontok. Bahkan, tanaman ini mampu hidup hingga umur ratusan tahun.

Pohon cemara tersebar di berbagai belahan dunia, seperti di Amerika, Eropa, Australia, Afrika dan Asia, termasuk Indonesia. Tanaman cemara mampu beradaptasi dan tumbuh di daerah dataran tinggi hingga pesisir pantai.

Mengenal Pohon Cemara

Cemara adalah salah satu pohon spesial yang dapat memberi banyak manfaat. Selain identik dengan perayaan natal, pohon cemara juga cocok digunakan sebagai ornamen hiasan dan dekorasi ruangan.

Pohon cemara adalah tumbuhan evergreen, yaitu daun-daunnya selalu hijau, jarang mengering dan tidak mudah rontok. Tumbuhan ini seringkali disamakan dengan pohon tusam, karena rantingnya beruas pada dahan besar yang nampak seperti jarum dan berbuah mirip runjung kecil.

Akan tetapi, sebenarnya cemara bukan termasuk anggota Gymnospermae, sehingga mempunyai bunga jantan dan betina. Bunga betina terlihat seperti berkas rambut, kecil dan kemerahan.

  • Kerajaan (Kingdom) : Plantae
  • Divisi (Division) : Magnoliophyta
  • Kelas (Class) : Magnoliopsida
  • Ordo : Fagales
  • Famili (Family) : Casuarinaceae

Ciri-ciri Pohon Cemara
Tumbuhan cemara memiliki karakteristik yang membedakannya dengan jenis pepohonan lain, antara lain:

  1. Pohon tumbuh tinggi dan berbentuk kerucut
  2. Daun berbentuk ramping dan runcing yang berguna untuk mengurangi penguapan. Bentuk daun ini merupakan adaptasi pohon cemara terhadap lingkungan yang panas
  3. Warna daun pohon cemara umumnya hijau gelap, namun ada beberapa spesies yang berwarna hijau terang
  4. Pohon cemara muda memiliki kulit kayu halus, berwarna cokelat kehijauan, dan belum mengalami keretakan
  5. Kulit kayu pohon cemara dewasa akan menebal tebal dan berwarna cokelat gelap disertai retakan-retakan. Ketebalan kulit kayu cemara menjadikannya dapat bertahan di segala kondisi cuaca
  6. Pohon cemara tidak menghasilkan buah melainkan pinecone atau runjung cemara. Runjung cemara adalah pucuk berbiji dan menjadi organ reproduksi untuk berkembang biak
  7. Cabang-cabang cemara tumbuh rapat sehingga terlihat seperti lingkaran cabang yang tumbuh dari titik yang sama. Sebenarnya, cabang-cabang tersebut berbentuk spiral. Semakin ke atas, maka cabangnya akan tumbuh semakin pendek, sehingga membentuk semacam kerucut

By admin

One thought on “Pohon Cemara”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.