Pohon Mahoni: Ciri-ciri dan Manfaat Buah, Biji, Kayu Mahoni

Pohon Mahoni: Ciri-ciri dan Manfaat Buah, Biji, Kayu Mahoni

Jul 29, 2022 by admin

Pohon mahoni tersebar lebih-lebih di tempat Amerika Tengah dan Amerika selatan dan masuk ke Indonesia pada tahun 1872 melewati India, yang berikutnya dimaksimalkan secara luas di Pulau Jawa sekitar tahun 1892 hingga dengan 1902 di tempat Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Taksonomi Pohon Mahoni Kingdom Plantae Subkingdom Tracheobionta Superdivisi Spermatophyta Divisi Magnoliophyta Kelas Magnoliopsida Subkelas Rosidae Ordo Sapindales Famili Meliaceae Genus Swietenia Spesies Swietenia macrophylla King. Tabel golongan taksonomi pohon mahoni (Swietenia macrophylla King.).

Nama di negara lain untuk pohon mahoni yakni yakni hara mahauni, bara mahagoni, mahagoni (Bangladesh); mahogany big or large-leaved mahogany, bastard mahogany, mahogany tree (Brazil), mahogany tree (Colombia, Dominica, Honduras, Mexico, Peru, Spanyol, Inggris); acajou du (Venezuela), acajou etranger (France); Echtes mahagoni (Germany); mogano (Italy); cheria mahogany (Malaysia); mahok, mahonie (Netherland); mogno (Portugal); domingo, (Spain); mahokkani (Thailand).

Ciri-ciri Morfologi Pohon Mahoni Mahoni masuk kedalam pohon besar sebab bisa tumbuh tinggi menempuh 25 hingga 40 meter dan diameter kayu menempuh 125 cm. Mahoni berakar papan dengan kulit kelabu gelap dan beralur dengan jarak yang lebar, agak melengkung. Berikut ini ciri-ciri pohon mahoni diantaranya yakni:

A. Akar

Mahoni memiliki cara perakaran berupa akar tunggang yang menembus ke dalam tanah. Macam akar tunggang membikin tegakan pohon ini kuat dan tak gampang runtuh terkena angin. Fungsi akar tunggang juga mempermudah tanaman mahoni untuk mencari air jauh ke dalam tanah. Sehingga, pohon mahoni kapabel bertahan di musim kemarau.

B. Batang

Batang pohon mahoni berbentuk tegakan bulat yang bisa menempuh tinggi 30 meter lebih pada keadaan lingkungan yang maksimal. Warna batang mahoni cokelat keabu-abuan dengan banyak cabang. Sesudah tua kulit batangnya akan berubah menjadi kehitaman dengan alur dangkal seperti sisik yang gampang dikelupas. Di ujung cabang-cabang ini menyusun kanopi yang lebar dan rimbun.

C. Daun

Daun pohon mahoni berbentuk daun majemuk menyirip dengan helaian daun berbentuk bulat oval (lonjong), ujung dan pangkal daun runcing, dan tulang daun menyirip. Panjang daun berkisar 35-50 cm. Saat daun berusia muda tanaman mahoni berwarna merah, lalu berubah menjadi hijau seiring peningkatan zat hijau daun (klorofil) untuk pengerjaan fotosintesis.

D. Bunga

Mahoni baru berbunga saat pohon sudah berumur 7 tahun lebih. Bunga mahoni termasuk bunga majemuk yang tertata dalam karangan yang timbul dari ketiak daun, berwarna putih, dengan panjang berkisar 10-20 cm. Mahkota bunga mahoni berbentuk silindris dan berwarna kuning kecoklatan. Benang sari menempel pada mahkota bunga.

E. Buah

Buah mahoni berbentuk bulat telor, berlekuk lima dan berwarna cokelat. Komponen luar buah mengeras dengan ketebalan 5-7 mm, dibagian tengah mengeras seperti kayu dan berbentuk kolom dengan 5 sudut yang memanjang hingga ke ujung.

F. Biji

Buah akan pecah dari ujung dikala buah telah matang dan kering. Di komponen dalam buah mahoni terdapat biji. Biji mahoni berbentuk pipih dengan ujung agak tebal dan berwarna cokelat tua. Biji melekat pada kolumela melewati sayapnya, meninggalkan bekas sesudah bibit terlepas, lazimnya disetiap buah terdapat 35-45 biji mahoni.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.